Posted by: rudolvo | November 15, 2008

Sebuah cerita yang takkan kulakukan pada orang yang kucintai

Cinta Yang Diabaikan

Sebuah senja yang sempurna. Sepotong donat, dan lagu cinta yang
lembut. Adakah yang lebih indah dari itu bagi sepasang manusia
yang memadu kasih?

Jaka dan Gadis duduk di punggung senja itu. Beratus percakapan
lewat, beratus tawa timpas, lalu Gadis pun memulai meminta
kepastian. Ya,tentang cinta.

Gadis : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Jaka : Kamu dong?
Gadis : Menurut kamu, aku ini siapa?
Jaka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Gadis dengan pasti) Kamu
tulang rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian.
Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan
menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang
dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di
hati.”

Setelah menikah, Gadis dan Jaka mengalami masa yang indah dan
manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam
dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kain
mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup
yang kejam membuat mereka mulai
menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. Mereka mulai
bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas.

Pada suatu hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Gadis lari keluar
rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak, “Kamu nggak cinta
lagi sama aku!”

Jaka sangat membenci ketidakdewasaan Gadis dan secara spontan
balik berteriak, “Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan
tulang rusukku!”

Tiba-tiba Gadis menjadi terdiam, berdiri terpaku untuk beberapa
saat. Matanya basah. Ia menatap Jaka, seakan tak percaya pada apa
yang telah dia dengar.

Jaka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air
yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil
kembali. Dengan berlinang air mata, Gadis kembali ke rumah dan
mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. “Kalau aku
bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan
mencari pasangan sejati masing-masing.”

Lima tahun berlalu. Jaka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari
tahu akan kehidupan Gadis. Gadis pernah ke luar negeri, menikah
dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula. Dan
Jaka yang tahu semua informasi tentang Gadis, merasa kecewa,
karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali, Gadis tak
menunggunya.

Dan di tengah malam yang sunyi, saat Jaka meminum kopinya, ia
merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup
mengakui bahwa dia merindukan Gadis.

Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat
ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan. Mereka dipisahkan
hanya oleh sebuah dinding pembatas. Mata mereka tak saling mau
lepas.

Jaka : Apa kabar?
Gadis : Baik… ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang
hilang?
Jaka : Belum.
Gadis : Aku terbang ke Singapura dengan penerbangan berikut.
Jaka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu
sempat. Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah.
Tidak akan ada yang berubah.
Gadis tersenyum manis, lalu berlalu..”Good bye….”

Seminggu kemudian, Jaka mendengar bahwa Gadis mengalami
kecelakaan, mati. Malam itu, sekali lagi, Jaka mereguk kopinya dan
kembali merasakan sakit di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit
itu adalah karena Gadis, tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan
bodohnya dia patahkan.

“Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling
kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal!”

Aku orang yang temperament, emosional, suka marah, tap aku berharap tak jadi orang bodoh seperti cerita diatas..

Rudolvo pada Wenny Dwi Rahayu.

Artikel diambil dari emal yang saya terima dari Pak Yusuf dosen saya.


Responses

  1. ihihihihihiihihihi
    SO SWEEEEEEET…….

    ooowww…

  2. hahahahahaaa……
    bener jare dimas…………so sweeeett!!

    *based on a true story ya mas!!
    and_

  3. moso….

    ehhehehehehh


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.